Sunday, January 11, 2015

Sajak-sajak Beni Setia

Body and Soul

peluit kencang,
kereta berangkat. kau
menuju kubur

tak sempat lagi
melambai, perpisahan
dipastikan dengan

takdir. tak sempat
pamit, dan dipastikan
pisah. terpecah

2014


Rain Forest

gerumbul rumput
air di tepi telaga—
petang menyeret

kabut, menutup
ruang dengan kelambu
—bayangan perdu

—: tegakkan pohon
senyap. embun membeku
pada pelupuk

2014


Sirath Al-Mustaqim

diam ataupun
bergerak: runcing pisau
membelah tubuh

terbelah lagi,
sakit lagi, dan utuh
lagi. menyeberang

rentang sembilu—
jembatan rasa salah
dan penyesalan

2014



Hell's Zone


ini kutukan
dibangkitkan kembali
: ruh diujudkan

juga sakit dan
virus dalam sekujur
tubuh. berkali

mati dan hidup—
tanpa awal tak kenal
akhir. siksaan

2014



7 In 7

tak ada sabtu,
tak ada minggu. tidak
kenal liburan

jumat ataupun
senin sama semata
—dosa melulung—

siksaan sesal
ada di balik pintu
: tobat tertutup

2014



Aids
dalam lipatan
terdalam si kelamin
tersimpan virus

—hiv. lantas
terjagakan orgasme
: kamu terjangkit

2014


---------
Beni Setia, pengarang


Lampung Post, Minggu, 11 Januari 2015

No comments:

Post a Comment